My Writings. My Thoughts.

Ahli matematika bag1: Galileo Galilei (15 February 1564 – 8 January 1642)

On » Friday, January 29, 2010 //
Perlu juga kita tahu, siapa-siapa saja ahli-ahli matematika yang pernah hidup di bumi ini ..
Mereka tuh, yang ciptain rumus-rumus yang kita pake sekarang ..
Patut kita syukuri hasil kerja keras mereka, namun kesel juga tau g sih ama mereka-mereka itu !!
Coba kalau g ada mereka yang menemukan itu tuh temuan-temuan mereka ...
Pasti g ada namanya pelajaran matematika itu ..
Bener g ??!!!
Tapi, bagi saya yang ahli matematika itu penemuan yang sangat memudahkan saya untuk menemukan rumus-rumus yang lain ..Jadi saya sangat, sangat menghargai perjuangan mereka .. :p

Galileo, siapa coba yang g pernah dengar namanya ..  Lahir di Pisa, anak dari Vincenzo Galilei (1520–1591), seorang komposer dan teoritikus musik yang begitu terkenal saat itu.
Pendidikan pertaman dia terima di sebuah biara di dekat Florence. Dan pada tahun 1581, dia berhasil masuk University of Pisa untuk menekuni ilmu kedokteran. Saat menjadi mahasiswa, Galileo melakukan penelitian terhadap sebuah lampu gantung yang bergoyang, dan memerhatikan bahwa waktu yang diperlukan lampu itu untuk menyelesaikan ayunannya adalah sama, bahkan disaat kecepatan ayunannya bertambah dengan cepat. Dia juga mendapati hal yang sama pada benda-benda lain yang dia coba, yang mengingatkan dia akan prinsip pendulum. Dari penemuan ini, Galileo menemukan suatu alat untuk mengukur waktu, yang digunakan untuk mengukur denyut nadi sang pasien.

Layaknya saya, Galileo kemudian mengabdikan dirinya pada bidang matematika. Namun, karena kekurangan biaya Galileo tidak dapat menyelesaikan kuliah nya. Dia kembali ke Florence pada tahun 1585 untuk mempelajari karya Euclid dan Archimedes. Karya Archimedes tentang hidrostatik diperluasnya dengan menciptakan keseimbangan hidrostatik, suatu alat yang dirancang untuk mengukur berat jenis benda. Tahun berikutnya, ia membuat suatu tulisan yang menjelaskan penemuan barunya, yang menentukan gravitasi benda dengan memasukkannya ke dalam air. Dengan keseimbangan hidrostatik, Galileo mendapatkan reputasi sebagai seorang ilmuwan di Itali.

Tahun 1592, Galileo diangkat sebagai profesor dalam bidang matematika oleh Padua University di Pisa.
Seorang ahli matematika yang lain yakni Aristoteles menyatakan bahwa benda yang lebih berat seharusnya jatuh lebih cepat daripada benda yang lebih ringan. Dalam percobaan itu Galileo menguji pernyataan Aristoteles dengan memanjat menara miring Pisa, menjatuhkan benda dengan berat yang bervariasi, dan dengan meyakinkan, membuktikan bahwa semua benda -- berapa pun beratnya -- jatuh dengan kecepatan yang sama.
Berdasarkan percobaan diatas, Ia menyimpulkan bahwa benda yang jatuh memiliki laju kecepatan yang tetap. Hukum laju kecepatan ini kemudian membantu Issac Newton dalam menemukan hukum gravitasi.

Beberapa percobaan yang dilakukan Galileo tidak semyanya seperti yang diharapkan. Dia mencoba menentukan kecepatan kilat dengan menempatkan suatu alat bantu di sebuah bukit sedangkan dirinya berdiri di bukit yang lain dan menghitung kilat yang menyambar di bukit itu. Namun mengalami kegagalan karena puncak bukit itu terlalu dekat untuk membuat perhitungan.

Tahun 1593, Galileo menemukan salah satu alat ukur yaitu termometer. Termometer temuan Galileo ini terdiri dari sebuah gelembung udara yang bisa membesar atau mengecil karena perubahan temperatur dan hal ini bisa menyebabkan level mengalami kenaikan atau penurunan. Meskipun alat ini tidak akurat karena tidak menghitung perubahan tekanan udara, alat ini merupakan pelopor perkembangan alat-alat canggih.

Pada tahun 1604, disaat supernova tiba-tiba muncul menjadi berita hangat. Galileo memperkirakan benda ini lebih cepat daripada planet-planet dan ia juga menunjukkan bahwa ini berarti "surga yang sempurna dan tidak dapat berubah" yang dikemukakan Aristoteles tidak dapat diubah sama sekali.
Sayangnya penemuan Galileo yang kita kenal yaitu teleskop bukanlah temuannya. Teleskop itu sendiri sebenarnya ditemukan tahun 1608 oleh Hans Lippershey, seorang pembuat kacamata dari Denmark.
Saat Galileo mempelajari penemuan ini di pertengahan tahun 1609, dia segera membuat sendiri dan memberikan beberapa tambahan pada teleskopnya. Teleskop buatannya dapat memperbesar benda-benda 9 kali lipat, atau 3 kali lebih hebat dari buatan Lippershey. Teleskop Galileo terbukti sangat berguna untuk kegiatan kelautan dan Galileo diangkat sebagai profesor seumur hidup di University of Venice.

Ia kemudian melanjutkan karyanya, dan di akhir tahun 1609, dia telah membuat sebuah teleskop yang dapat memperbesar hingga 30 kali lipat. Penemuan yang dilakukannya terhadap alat ini sangat membantu dalam bidang astronomi. Galileo juga melihat pinggiran bulan yang ternyata tidak rata, yang dianggapnya sebagai puncak-puncak gunung. Dia menganggap bahwa daerah bulan yang terlihat luas dan gelap terdapat banyak air, yang disebutnya sebagai "maria" (laut).
Meskipun sekarang kita tahu bahwa tidak ada air di bulan. Saat dia meneliti Milky Way, Galileo dikagumi karena menemukan Jupiter, yang berlanjut dengan penemuannya atas empat bulan Jupiter; yang dikenal sebagai satelit, suatu istilah yang diusulkan oleh seorang ahli astronomi Jerman, Johannes Kepler.

Galileolah yang menamakan bulan-bulan milik Jupiter itu dengan Sidera Medicea (Medicea Stars) untuk menghormati Cosimo de Midici, the Grand Duke of Tuscany (Adipati Tuscany), seseorang yang dimana Galileo bekerja sebagai filsuf dan ahli matematika pertama setelah meninggalkan University of Pisa di tahun 1610. Dengan terus mengadakan penelitian, ia juga dapat mengamati bulan- bulan yang sedang tertutup oleh Jupiter (gerhana), dan dari pengamatannya itulah dia dapat dengan tepat memperkirakan periode rotasi setiap bulan.

Tahun 1610, Galileo menggambarkan planet-planet yang ditemukannya di sebuah buku kecil yang disebut Siderus Nuncius (The Sidereal Messenger).
Berlanjut pada tahun 1613, Galileo menerbitkan sebuah buku di mana untuk pertama kalinya dia memberikan bukti ecara terbuka tentang bentuk sistem tata surya yang terlebih dahulu dikemukakan oleh ahli astronomi asal Polandia, Nicholas Copernicus.

Menurut Nicholas Copernicus bumi yang letaknya di tengah-tengah alam semesta.
Seperti yang ada dalam rancangan Ptolemic, bahwa hanya ada satu galaksi yang mengelilingi matahari. Sementara itu, ada dukungan dari para pendeta yang berkuasa terhadap bukti yang disampaikan Galileo atas teori Copernicus.
Dengan demikian, penguasa Roma Katolik akhirnya memutuskan bahwa perbaikan atas doktrin gereja yang panjang berkenaan dengan astronomi tidaklah diperlukan.
Oleh sebab itulah di tahun 1616, sebuah dekrit dikeluarkan oleh gereja yang menyatakan bahwa pendapat yang dikemukakan Copernicus adalah salah dan keliru.

Galileo kemudian memfokuskan diri pada masalah menentukan gelombang longitudinal di laut, yang membutuhkan sebuah jam yang dapat diyakini kebenarannya. Galileo berpendapat bahwa ada kemungkinan untuk mengukur waktu dengan meneliti gerhana di bulan Jupiter.
Namun, ide ini tidak dapat diwujudkan karena gerhana tidak dapat diperkirakan dengan cukup akurat dan meneliti benda angkasa dari sebuah perahu yang kandas adalah tidak mungkin.

Dengan dukungan dari Urban, Galileo menulis "Dialogue Concerning the Two Chief World Systems-Ptolemaic and Copernican", yang diterbitkan pada tahun 1632.
Meskipun ia setuju untuk tidak membenarkan teori Copernicus. Galileo mendapat perintah untuk ke Roma menghadap pengadilan, Galileo mendapat tuduhan melanggar hukum yang melarang dia untuk mempromosikan teori Copernicus. Dia dituduh telah melakukan pelecehan terhadap agama, dan dinyatakan bersalah dan Galileo diminta untuk mengakui kesalahannya.
Pada masa-masa sulit itu, Galileo diduga membuat pernyataannya yang merujuk pada doktrin Copernican tentang perputaran bumi pada porosnya.

Meskipun hanya dihukum penjara, Paus memutuskan untuk memberikan Galileo hukuman penjara rumah. Meskipun ia dilarang untuk menerbitkan karya-karyanya lagi, Galileo kemudian mengabdikan diri pada pergerakan dan lintasan-lintasan parabolic.
Dia menutup matanya pada usia 78 tahun  ..

                                           
                                                                  Galileo Galilei
Siip .!!
Selamat datang ..

2 Response to "Ahli matematika bag1: Galileo Galilei (15 February 1564 – 8 January 1642)"

Anonymous Says:

ini tokoh pengispirasi saya ..
thx atas profilnya ..

Anonymous Says:

selain astronomi ternyata ahli matematika juga y ,

Leave A Reply

My photos. Now you know me.

Browse Flickr

My lifestream. Stay updated with me.

Followers



My favblog. Feeds from them.